Pelaksanaan MTQ Tingkat kabupaten empat Lawang Tahun 2026 Tuai Kritikan Tajam ,,

Sumselbulletin com # Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat kabupaten empat Lawang yang seharusnya hikmat justru diwarnai keluhan tak sedap dari peserta berbagai daerah Minggu 15/2/2026,

Berdasarkan impormasi yang didapat dilapangan dan keterangan dari beberapa peserta luar Daerah sangat Mengeluhkan adanya pembatasan jatah’ makanan Dari Panitia yang hanya dipasilitasi 50 orang per kecamatan tidak boleh lebih

Yang lebih mengherankan lagi saat peserta menanyakan perihal keterlambatan makanan justru panitia dilapangan beralasan mereka saja Nungu kiriman makanan dari wilayah pendopo dan itupun dibatasi hanya Lima Puluh Orang’ (50) perkecamatan

Tak hanya soal jumlah justru kwalitas makanan pun justru jadi sorotan tajam
Menu makanan Yang disajikan hanyalah telur’ dan lele dimana lele yang disajikanpun dibagi dua

Murisnya lagi Snack Yang dibagikan sudah tidak layak untuk dikonsumsi Alias sudah berbau tak sedap,nasi nya pun cuma nasi lele dan nasi telor,lele nya pun dibagi dua

Kondisi ini cukup menjadi sorotan tajam salah satu aktivis Yang ada di kabupaten empat Lawang salah satu nya aktivis KINProjamin,

Sangat disayangkan kegiatan yang seharusnya jadi ajang mencari bakat kapilah penghapal Al-Qur’an justru diwarnai dengan hal Yang tidak sedap akibat dari prinsip panitia yang mau mengambil keuntungan dari kegiatan ini,

Padahal pemerintah Daerah kabupaten empat Lawang megelontorkan dana Rp 150 juta demi terlaksananya kegiatan ini tapi pada kenyataannya justru berbalik arah dimana kondisi ini sangat dikeluhkan oleh peserta MTQ baik disegi pasilitas tempat tingal maupun pasilitas makanya,,

Saya berharap pihak pemerintah kabupaten empat Lawang Dapat meng evaluasi lagi kinerja Kabag kesra agar kiranya kejadian ini jangan sampai terulang lagi di kemudian hari ucap ujang selaku ketua DPC KINProjamin kabupaten empat Lawang kepada awak media

Untuk mengali kebenaran impormasi ini awak media coba kompirmasi Dengan Kabag kesra selaku ketua pelaksana kegiatan,, Tetapi sepertinya Kabag kesra menghindar dari kejaran awak media,

Dimana saat awak Media coba menyambangi sekretariat kesra dan Bertanya dengan salah satu stap apakah pak Kabag ada,,,.

Ada pak tadi bapak ada di dalam ruangan dan Belum kelihatan keluar,silakan tunggu sebentar pak

Hampir satu jam menunggu pak Kabag tidak juga muncul padahal sepatu nya ada di ruangan Tetapi yang bersangkutan Tak kunjung Keluar karena kesal awak mediameninggalkan ruangan,,

Justru yang lebih lucunya saat awak media masih berada diseputaran sekretariat malah Kabag kesra keluar dari ruangan dengan tergopoh-gopoh sambil berkata nanti saja pak saya mau cepat’ karena dipangil pak Bupati,, hanya itu kalimat yang dilontarkan.

Hingga berita ini kami terbitkan Belum ada penjelasan resmi dari pihak Kesra perihal kejadian ini malah Kabag kesra selaku ketua pelaksana kegiatan terkesan menghindar dari kejaran awak media ada apa Dengan kegiatan ini,,,.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *